Lovebird
Agapornis sp. · Lovebird
Fakta Cepat
Ordo
Psittaciformes
Famili
PsittaculidaeUkuran
~15 cm
Berat
40-60
Makanan
Biji-bijian, Sayuran, Buah, Miliet
Lovebird: Fakta, Habitat & Panduan Lengkap
Pengenalan
Burung cinta adalah kelompok burung dalam genus Agapornis. Mereka adalah burung yang berukuran kecil, antara 13 sampai 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram, dan bersifat sosial.
Ciri Fisik & Identifikasi
Tubuh kecil kompak, warna bervariasi tergantung mutasi (hijau, kuning, biru, violet, dll), paruh pendek kuat, ekor sangat pendek.. Ukuran tubuh sekitar 17 cm. Berat badan sekitar 40-60.
Habitat & Sebaran
- Habitat: Penangkaran
- Sebaran: Seluruh Indonesia (penangkaran)
Makanan & Perilaku
Di alam liar, Lovebird memakan:
- Biji-bijian
- Sayuran
- Buah
- Miliet
Suara: Kicauan rolling cepat dan keras, monoton namun bervariasi dalam kecepatan dan volume. Bernilai tinggi dalam lomba kicauan Indonesia.
Status Konservasi
Lovebird masuk dalam kategori Risiko Rendah (LC) menurut IUCN Red List. Populasi global dianggap stabil.
Fakta Menarik
- Lovebird is the common name for the genus Agapornis, a small group of parrots in the Old World parrot family Psittaculidae.
- Of the nine extant species in the genus, all are native to the African continent, with the grey-headed lovebird being native to the African island of Madagascar.
- Social and affectionate, the name comes from the parrots' strong, monogamous pair bonding and the long periods which paired birds spend sitting together.
Ciri Khas & Penampilan Lovebird
Tubuh kecil kompak, warna bervariasi tergantung mutasi (hijau, kuning, biru, violet, dll), paruh pendek kuat, ekor sangat pendek.
🎵 Suara & Kicauan
Kicauan rolling cepat dan keras, monoton namun bervariasi dalam kecepatan dan volume. Bernilai tinggi dalam lomba kicauan Indonesia.
🏠 Cara Merawat Lovebird yang Benar
Merawat Lovebird memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan kandang, penyediaan makanan yang seimbang, dan lingkungan yang nyaman. Pastikan kandang memiliki ukuran yang cukup untuk burung bergerak bebas, serta dilengkapi dengan mainan dan benda-benda yang dapat memicu aktivitas mental dan fisik. Makanan yang diberikan haruslah makanan yang seimbang dan bergizi, seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Selain itu, pastikan untuk memperhatikan kesehatan burung secara teratur dan melakukan vaksinasi jika diperlukan.
🦚 Cara Breeding Lovebird (Panduan Penangkaran)
Breeding Lovebird cukup mudah dan cocok untuk pemula. Kandang ternak ideal berukuran 60×40×40 cm per pasang dengan kotak sarang 20×15×15 cm. Isi kotak sarang dengan bahan serutan kayu atau daun jagung kering.
Prosedur breeding: (1) Pastikan usia indukan minimal 8–12 bulan untuk jantan dan betina, (2) Masukkan sepasang dalam kandang ternak, (3) Sediakan bahan sarang — lovebird betina aktif membawa bahan dan menyusun sarang, (4) Betina akan bertelur 4–6 butir dengan jeda 1–2 hari antar telur, (5) Inkubasi berlangsung 21–23 hari, bergantian antara jantan dan betina, (6) Anakan menetas dengan kondisi mata tertutup dan berbulu jarang, (7) Anakan mandiri dan bisa disapih pada usia 45–50 hari.
Satu pasang lovebird bisa breeding 3–4x setahun jika kondisi kesehatan terjaga. Berikan extra jangkrik dan telur rebus saat masa meloloh untuk mendukung pertumbuhan anakan.
🎵 Masteran & Latihan Kicauan Lovebird
Lovebird untuk lomba (ngekek) dilatih dengan cara berbeda dari masteran bunyi — fokus pada ketahanan napas dan durasi ngekek:
- Lovebird Ngekek Panjang (MP3) — putar rekaman lovebird juara ngekek panjang setiap hari, 2–3 jam
- Suara Air Mengalir — melatih pernapasan dan konsentrasi
- Kacer/Murai Batu — untuk varian isian suara (tidak semua lovebird lomba menggunakan isian lain)
Cara efektif melatih ngekek: (1) Putar MP3 ngekek panjang saat burung di dalam sangkar tertutup kerodong, (2) Latihan di tempat sepi jauh dari burung lain, (3) Setelah konsisten ngekek 30 detik, tambah durasi latihan bertahap, (4) Berikan reward jangkrik 2–3 ekor setiap kali ngekek panjang saat sesi latihan.
💉 Penyakit Umum Lovebird & Cara Mengatasinya
Penyakit umum Lovebird:
- Snot/Pilek — ingus di lubang hidung, napas berbunyi. Jauhkan dari angin, berikan air hangat dan vitamin C.
- Cacingan — nafsu makan baik tapi kurus, kotoran cair. Obati dengan obat cacing (pirantel pamoat) dosis burung kecil.
- Bulu Abnormal (PBFD/Psittacine Beak and Feather Disease) — bulu rontok tidak normal, paruh rapuh. Penyakit virus, tidak ada obat, hanya supportive care dan isolasi.
- Diare — kotoran encer dan berair. Kurangi sayuran, berikan probiotik, air bersih. Jika berlanjut, bawa ke dokter hewan.
- Egg binding — betina kesulitan bertelur, duduk di dasar kandang, badan tegang. Darurat medis — segera bawa ke dokter hewan untuk pertolongan.
💰 Harga Pasar Lovebird
Lovebird anakan: Rp 50.000-300.000. Dewasa warna standar: Rp 100.000-500.000. Mutasi langka/juara lomba: Rp 1-50 juta.
📚 Sumber Ilmiah & Referensi
❓ Pertanyaan Umum tentang Lovebird
Berapa harga lovebird anakan 2026? ▼
Apa makanan terbaik untuk lovebird agar sehat dan ngekek panjang? ▼
Bagaimana cara membedakan lovebird jantan dan betina? ▼
Bagaimana cara ternak lovebird untuk pemula? ▼
Kenapa lovebird saya tidak mau ngekek panjang? ▼
▶️ Video Lovebird di YouTube
SubscribeTonton video tentang Lovebird
di channel Manukpedia
�️ Produk untuk Lovebird
Pilihan perlengkapan yang sering dipakai kicaumania
Umbaran Burung Murai Murah
Lihat di TikTok Shop →
Sangkar Murai 3D Carbon Radja
Lihat di TikTok Shop →
RG METABOLL HIGH POWER Penggacor Burung
Lihat di TikTok Shop →
METABOLL ORIGINAL RG Penggacor Burung
Lihat di TikTok Shop →
📍 Persebaran
🌿 Habitat
🔬 Klasifikasi
| Ordo | Psittaciformes |
| Famili | Psittaculidae |
| Nama Latin | Agapornis sp. |
| Nama Inggris | Lovebird |
Manukpedia YouTube
Video burung Indonesia, tips merawat, suara masteran & konservasi
▶ Subscribe Sekarang · 2.6K+🛒 Perlengkapan Lovebird
🦜 Eksplorasi Spesies Burung Indonesia Lainnya
Lihat semua 72 spesies →
Alap-alap Sapi
Falco moluccensis
Anis Merah
Zoothera citrina
Bangau Tongtong
Leptoptilos javanicus
Beo
Gracula religiosa
Bondol Jawa
Lonchura leucogastroides
Branjangan
Mirafra javanica
Burung Gereja
Passer montanus
Burung Hantu Bubo
Bubo sumatranus
Burung Madu Sriganti
Cinnyris jugularis
Cekakak Sungai
Todiramphus chloris
Cendet
Lanius schach
Cendrawasih Kecil
Paradisaea minor